BERITA UNIK - Luka bakar suatu jenis trauma yang mengakibatkan penderitaan luar biasa bagi penderitanya, karena terjadi kerusakan dan perubahan berbagai sistem tubuh berkaitan dengan trauma luka bakar. Akibat sensasi panas yang di rasakan oleh kulit yang terkadang di rasakan perih dan sakit, yang penting dan yang utama " Jangan Panik ". di sini kita akan membahas apa saja klasifikasi dari luka bakar seperti apa yang membahayakan. Luka bakar menurut penyebabnya dibedakan atas beberapa jenis penyebab : Luka bakar karena api, luka bakar karena tersiram air panas, luka bakar karena bahan kimia, luka bakar karena listrk, petir, dan radiasi, luka bakar karena sengatan matahari (atau di sebut sun burn), luka bakar karena udara panas/luka bakar karena ledakan bom.
Menurut derajat kedalamnnya luka bakar di bagi menjadi : luka bakar drajat I yakni terjadi kerusakan kulit di bagian permukaannya saja, tampak kulit memerah, terasa sangat nyeri, pada keadaan luka bakar yang sperti ini bisa sembuh dengan sendirinya. Luka bakar drajat II dangkal dan II dalam. Secara klinis akan tampak kerusakan kulit yang lebih dalam hingga ke bagian dermis ( lapisan kulit bagian tengah ), timbul karena adanya gelembung yang berisi cairan tubuh yang berwarna kuning (bullae), dan nyeri.
Seiring dengan waktu, keadaan cairan pada gelembung terkadang bisa menjadi besar dan pada luka seperti ini jangan memecahkan gelembung dengan benda tajam apapun yang tidak seteril karena bisa menjadi sumber infeksi dan menghambat proses penyembuhan luka dan menimbulkan bekas. Luka bakar drajat III : kerusakan meliputi seluruh tebal kulit dan lapisan yang lebih dalam sampai mencapai jaringan subkutan otot dan tulang.
Dari gejalanya tampak tidak ada lagi sisa element kulit, tidak adanya gelembung berisi cairan (bullae|), kulit yang terbakar berwarna abu-abu dan lebih pucat sampai berwarna hitam kering, tidak terasa nyeri bahkan terkadang mati rasa di karenakan rusaknya ujung-ujung syaraf sensorik. Hal ini biasa terjadi pada kasus, luka bakar yang di sebebkan listrik., dan petir karena merusak hingga tulang sehingga orga lain si sekitarnya menjadi hancur karena tubuh kita merupakan hantaran listrik yang baik.
Tindakan
Penanganan awal jika terjadi luka bakar yang ringan dengan gejala sensasi nyeri yang lebih, panas timbul gelembung berisi cairan, kulit berwarna merah terang, tindakan yang harus kita lakukan adalah aliri dengan air bersih yang mengalir selama 30 menit - 60 menit jika tidak tahan dengan panasnya bisa kita rendam dengan air bersih di dalam ember, selama 15 -sampai 30 menit.
Jangan rendam, guyur, atau kompres dengan es batu atau air campur dengan balok es. Jangan mengoleskan apapun seperti odol, minyak tanah, minyak goreng, lotion, oli, karena dapat memperparah keadaan kulit yang sudah terkena trauma dan akan menyulitkan tindakan medis selanjutnya apabila di bawa ke rumah sakit. Selain itu juga dapat menjadi sumber infeksi dan menghambat proses penyembuhan. Sebaiknya kita bisa memberi olesan lidah buaya di atas luka setelah luka tersebut di cuci bersih.
Lepaskan seluruh kain yang menempel di badan yang sudah terkena sumber panas, ganti dengan baju yang kering atau kain. Cegah jangan sampai terjadi Hipotermia (kehilangan suhu tubuh secara drastis). Segera bawa ke rumah sakit (IGD) terdekat jika terjadi luka bakar yang mengenai seluruh tubuh, terutama area wajah yang tersambar api atau terkena ledakan panas karena seketika dapat terjadi penyumbatan di salurah pernafasan.
Disarankan pada saat akan di mandikan anak dengan air hangat, masukan terlebih dahulu air dingin sebanyak setengah ember, baru selanjutnya jika sudah memandikanmasukan air panas secara hati-hati . Jauhkan anak-anak dari kegiatan memasak di dapur, jangan menggendong anak sambil memasak karena bahaya jika sedang memasak dengan minyak panas atapun air mendidih. Sekali lagi jangan panik, kenali terlebih dahulu luka bakar seperti apa yang anda dapatkan, Sekian ilmu yang dapat di bagikan semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar