BERITA UNIK- Meski telah ditinggal pergi ibu kandung yang meninggal dunia empat tahun lalu, seorang bayi berhasil lahir di china belum lama ini.
Bayi tersebut lahir melalui penanaman embrio beku pada ibu pengganti.
Sebelumnya, pasangan tersebut telah membekukan beberapa embrio, dengan harapan dapat memperoleh anak dari proses bayi tabung ( In Vitro Fertilization )
Ketika kecelakaan terjadi, embrio telah disimpan dengan aman di sebuah rumah sakit di kota Nanjing, dibekukan dalam tangki cair pada suhu minus 196 derajat Celcius.
Pasca-kecelakaan itu,seluruh orang tua dari pasangan tersebut 'bertempur' di meja hijau, memperjuangkan izin pembuahan embrio beku itu.
Setelah mendapatkan izin, mereka menemui masalah lain yang tidak kalah pelik. Embrio hanya bisa diambil dari rumah sakit Nanjing. jika bukti bahwa rumah sakit lain menyampaikannya.
Namun, mengingat ketidakpastian hukum tentang pembuahan embrio, membuat mereka sulit menemukan institusi medis lain di China yang bersedia terlibat.
Palagi di China, proses bayi tabung masih dianggap tabu , meski tidak ada larangan tegas, menjadikan satu-satunya opsi paling realistis adalah dilakukan di luar negri.
Empat tahun berselang, embrio tersebut berhasil di lahirkan melalui rahim ibu pengganti yang berasal dari Laos.
Butuh perjuangan keras untuk mewujudkan hal tersebut, karena tidak ada maskapai penerbangan yang memberi izin untuk membawa tabung nitrogen cair berisi embrio.
Akhirnya diputuskan untuk membawa embrio beku itu ke Laos, melalui perjalanan darat dengan berkendara mobil.
Di Laos, embrio itu ditanamkan ke rahimibu pengganti, yang disewa jasanya melalui sebuah kontrak resmi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar