Ilustrasi perkosaan, pelecehan seksual, pencabulanBERITA UNIK - Seorang hakim di Kota, Italia, menuai kecaman setelah dia membebaskan pria pemerkosa karena korbannya tidak berteriak ketika peristiwa itu terjadi. Pria 46 tahun itu tidak dinyatakan bersalah usai sang hakim mempertanyakan mengapa perempuan korban pemerkosa di ranjang rumah sakit itu tidak berteriak meminta tolong.
Dalam pengadilan diketahui, korban sempat mengatakan 'cukup !"kepada pelaku yang juga rekan kerjanya. Namun hakim menilai ucapan korban terlalu lunak.
Pengacara korban mengatakan kliennya tidak berusaha berteriak karena dia terlalu kesakitan ketika diperkosa. Keptusan hakim sontak menuai kritik keras para pembela hak Asasi Perempuan di Italia.
Menteri Kehakiman sudah memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki kasus ini. Anggota oposisi Annagrazia mengecam keputusan hakim itu.
"Tentu saja, Anda tidak bisa menyalahkan reaksi si perempuan yang sedang ketakutan atas apa yang terjadipadanya.."kata dia. (berita unik)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar