Sabtu, 02 Desember 2017

'Para Pencari Kaya' Kawin dengan Wewe Gombel


BERITA UNIK - Kisah misteri ini diambil dari KCH , Untuk menikmati kekayaan yang berlimpah, ternyata tidak hanya melalui cara pesugihan. Di kawasan Jawa dan sekitarnya, beberapa pria lajang membina rumah tangga dengan wewe gombel sebagai jalan untuk menjadi kaya mendadak. Bukan itu saja, sebagai jomblo dia bisa menikmati kehidupan seks bebas bersama prempuan makhluk halus yang bisa menjelma menjadi wanita yang sangat cantik.

Bagi masyarakat setempat, wewe gombel atau biasa di sebut wewe adalah salah satu jenis makhluk halus yang bertampang cukup menjijikan. Dia berwujud perempuan dekil dan mempunyai bau badan yang tidak sedap. Kulit tubuhnya berjeriput seperti kulit manula dan payu daranya memanjang sampai ke pusar. Biasanya dia memakai baju kebaya lusuh untuk menutupi payudaranya. Makhluk ini biasanya di temui di kawasan sungai, sawah, gunung, atau di sekitar sumber mata air.

Namun bagi mereka yang sudah mempunyai tekad bulat untuk memperoleh kekayaan, perwujudan wewe yang seperti itu tidak membuat mereka bergidik atau jijik. Bahkan sebaliknya, mereka akan menyayangi dan mengawini makhluk ini seperti layaknya seorang lelaki mengawini perempuan biasa.

Sebut saja bagas (40) warga Jawa, yang telah membulatkan tekatnya untuk hidup serumah dengan wewe gombel pilihannya. Hal tersebut dia lakukan demi keluar dari kemiskinan yang membelit keluarganya sejak dia masih kecil.

Sekarang dia telah menjadi salah satu juragan buah nanas yang cukup di segani dikalangan petani nanas kawasannya lereng Gunung Kelud, Jawa Timur. Tidak hanya kaya, lelaki itu juga dikenal sebagai orang sangat dermawan dan dikenal sangat baik dengan tetangganya. Sayangnya, sebagai orang yang cukup berada dia belum mempunyai istri. Menurut masyarakat sekitar, Bagas tidak mau kawin lantaran trauma pernah di sakiti mantan pacarnya.

Sebagai orang kaya , sebenarnya Bagas bisa dengan mudah mendapatkan wanita sesuai dengan apa keinginnannya. Namun bagi Bagas, hari-hari dia isi dengan bekerja memajukan usahanya atau sekali-kali melancong ke Bali atau ke Jakarta dengan beberapa karyawannya.

Bayangkan, dalam seminggu saja dia mampu mengkulak delapan truk nanas dari para petani yang ada di berbagai daerah. Dalam pemasarannya, Bagas mengirim nanas-nanas tersebut dalam dua arah kota tujuan. Empat truk untuk dikirim Denpasar, Bali sedangkan empat truk lainnya di kirim ke Jakarta dan sekitarnya.

Nilai keuntungan dari satu truk mencapai Rp 20 juta. Nanas ukuran A dan B dia borong dari para petani seharga Rp 20 juta. Sementara dia jual ke kota-kota besar dengan harga RP 50 juta. "Kalau masuk ke pabrik di jakarta, satu truknya sekitar Rp 40 jutaan. Ya... untung sedikit tidak apa-apa yang penting saya dan karyawan bisa dapt nafkah,"ungkap Bagas merendah meskipun mempunyai pendapatan prminggu mencapai Rp 160 juta

Mulanya Bagas kecil adalah seorang anak yang kurang beruntung. Ayahnya meninggal sejak dia berumur 5 tahun. sebagai anak seorang janda miskin Bagas tidak bisa mengenyam bangku sekolah. Karena ibunya mulai sakit-sakitan. sejak umur delapan tahun, Bagas sudah ikut pamannya bekerja sebagai buruh pemetik nanas.

"wah .. Pertama kerja di kebun nanas badan saya gatel semua kena duri daunnya. Pada malam harinya, badan saya menggigil demam. Ibu sampai menangisi kondisi saya, tapi ya bagaimana lagi, namanya juga susah. Kalau nggak kerja trus bagaimana makannya dan dapat uang dari mana?'Tapi besok paginya, saya pergi ke kebun  untuk berkerj,"ungkap Bagas mengingat masa kecilnya yang memilukan.

Begitulah hari demi hari yang di jalani Bagas kecil sebagai buruh pemetik buah nanas. "Waktu umur 10 tahun saya disekolahkan pak Lurah mulai SD sampai SMA. Lumayan akhirnya bisa baca tulis dan punya banyak teman,"imbuhnya sambil tersenyum.

Saat sekolah, dia bekerja di kebun nanas hanya mulai siang sepulang sekolah sampai sore saja ."Saya tidak melanjutkan kuliah, karena pak lurah sakit dan meninggal. Jadi ya sudah, saya akhirnya kembali ke kebun nanas lagi tuturnya.

Lulus SMA, hati Bagas terpikat oleh seorang gadis tetangga desa. Sayamgmya si gadis menolak cinta bocah malang ini dengan mentah-mentah."Sejak itu saja sedih setengah mati, saya diolok-olok gadis yang saya cintai itu. Bahkan teman-temannya ikut mengolok-olok saya. Memang sih.. saya ini kan orang miskin,jadi ya saya yang tidak tahu diri, la wong gadis itu anaknya orang kaya didesa sebelah kok,"imbuh penggemar mobil pajero sport ini tersenyum mengenang kisah cintanya yang patah, setragis nasibnya tersebut.

Sejak itulah Bagas mulai malas bekerja di kebun nanas. Setiap hari dia pergi ke lokasi Wisata Candi Penataran dengan magsud menghibur diri sambil menikmati pemandangan dan suasana tempat wisata Candi yang berada di Desa di Jawa TIMUR itu selalu ramai pengunjung. Bahkan pada hari Sabtu dan Minggu sering di gelar pentas musik yang bertempat di halaman.

Namun sayangnya, Bagas yang mulai menjadi seorang anak remaja ini tidak pernah menghiraukan semaraknya pentas music tersebut. Anak baru gede ini telah menikmati patah hatinya setelah di tolak oleh wanita yang jadi idaman hatinya.

"Setiap hari saya ke candi untuk menghibur diri dan bermain air di mata air sebelah belakang candi,''ujarnya sambil sesekali membalas beberapa pesan singkat yang masuk di HP buatan Amerika miliknya.

Sampai suatu hari, Bagas bertemu dengan seorang perempuan yang sedang berendam di mata air tempat dia menghibur dirinya. "Sejak saat itu saya bertemu dengan wewe wabita. Mulanya saya takut, karena badannya dekil dan bau,terus kulitnya berkeriput dan payudaranya panjang sampai kepusaran. Tapi akhirnya kami nerteman baik karena setiap sore kita bertemu di mata air belakang candi. Saya memanggilnya mbak Sarmi dan dia suka saya panggil dengan nama itu,''ungkapnya.

Bagas mengakui, kalau kesuksesannya dan kelancaran usahanya selama ini tidak lepas dari bantuan wewe wanita dari mata air Candi Penataran. Seperti diketahui, mulanya Bagas hanya seorang buruh petik buah nanas, sampai sekarang menjadi juragan nanas, adalah berkat bantuan mbak Sarmi, wewe gombel temannya.

Namun Bagas menolak kalau di bilang kawin dengan wewe. Lelaki ramah penyuka rokok kretek berlebel kuning ini, lebih suka menyebut wewe gombel tersebut sebagai temannya. Bahkan Bagas mengelak kalau dia biasa bersetubuh dengan wewe gombel temannya itu.

"Mungkin bagi orang lain, berteman dengan makhluk halus di pandang sebagai hal yang tidak masuk akal. Tapi ini kenyataan hidup yang saya alami sendiri. Mbak Sarmi sering kesini lo, Kadang dia suka mengajak saya bergurau. Kalau datang , kadang dia berubah wujud menjadi wanita yang sangat cantik. Tapi saya hafal sama bau badannya,''imbuhnya sambil tersenyum.

Sebagai ucapan trimakasihnya kepada Sarmi, Bagas membuat sebuah kamar khusus di sebelah kamar tidurnya untuk wewe gombel tersebut. Bukan itu saja, pada hari Kamis malam pasaran Legi,di kamar tersebut juga di sediakan bunga tiga warna alias kembang telon sebagai kegemaran mbak Sarmi. Juga perlengkapan losmetik seperti yang dimiliki oleh para wanita pada umumnya.

sebenarnya bila di telusuri lagi, dikawasan Jawa Timur masih terdapat banyak lelaki yang serumah hidup dengan wewe gombel. Tujuannya tidak lain untuk mendapat kekayaan dan hubungan seks bebas yang beresiko. Bahkan diantara mereka ada yang mempunyai keturunan anak.

Keberadaan praktik perkawinan antara manusia dengan makhluk lelembut ternyata di benarkan oleh sesepuh setempat, makhluk lelembut sebenarnya  bisa saja menjalin hubungan dengan manusia selama diantara mereka tidak saling merugikan dan saling diuntungkan kata sespuh setempat.

Terkait sebuah Pesugihan yang di dasari oleh bantuan wewe gombe, sesepuh demgan keras dan tegas di kawasan sini banyak sekali wewe gombel, mereka hidup seperti layaknya manusia umumnya. Mereka berkeluarga dan mempunyai kekayaan juga,, imbuh lelaki tua ini sambil menghisap rokok kretek kesukaannya.

Jadi ada orang yang menjalani pesugihan wewe, menurut sesepuh, itu sah-sah saja dan malah jauh lebih aman di bandingkan pesugihan Jin dan makhluk halus jenis lainnya. Menurut sesepuh, wewe gombel tak butuh tumbal.

"Tapi mereka hanya butuh bisa bergaul dengan manusua laki-laki yang dia sukai. Kemudian mereka akan menjalin hubungan suami istri. Bila hal seperti ini terjadi maka apa yang di minta manusia laki-laki tersebut akan dia kasih. Terutama harta, wewe dengan senang hati akan memberikan sebagian kekayaannya yang berupa emas untuk lelaki yang mau tidur dengan dirinya. Jadi kekayaan atau Pesugihan di dapat dari wewe gobel itu adalah sebuah pemberian sebagai bentuk terimakasih dan tidak ada tumbal.,''ungkap sesepuh itu yang pernah mempunyai  teman dekat seorang wewe.

Saat menjalin pertemanan dengan sosok wewe? sesepuh mengatakan sebenarnya sesepuh tidak pernah berhubungan badan dengan wewe temannya itu apalagi saat istrinya tau dan marah-marah meminta cerai kalau saya meneruskan hubungan dengan wewe tersebut.

Bila sudah bertemu sesepuh menganjurkan tetap tenang dan bertingkah biasa saja,bila hubungan pertemanan dengan wewe itu muncul maka upaya menjadi kaya sangat mudah. Tinggal manusianya saja berani menjalin hubungan apa tidak dengan wewe tersebut. apapun yang terjadi di dunia ini hanyalah milik Tuhan sang pencipta segalanya. itulah sepenggal kisah yang diambil dari KCH.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hari Tidur Sedunia 2018, Pentingnya Tidur bagi Sendi Kehidupan

Berita Unik - Tiap tahun para alih dan dokter di bidang kesehatan , merayakan Hari Tidur Sedunia. Setiap tahun mengkampanyekan, selalu ad...